KLASIFIKASI OKE

0

Presentation Transcript

  • 1.Klasifikasi makhluk hidup Oleh : Diana Sari, S. Pd Guru Biologi SMA Negeri 6 Palembang
  • 2.Klasifikasi makhluk hidup Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara untuk menggolongkan / mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan sifat-sifat dan kesamaan ciri yang dimiliki makhluk hidup tersebut dengan makhluk hidup lain. Ilmu yang mempelajari tentang pengelompokkan/klasifikasi makhluk hidup adalah TAKSONOMI
  • 3.TUJUAN KLASIFIKASI MAKHUK HIDUP Menyederhanakan objek studi agar mudah dipelajari. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup yang membedakan antarjenis agar mudah dikenal. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya. Mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup. Mengetahui tingkat evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya.
  • 4.manfaat KLASIFIKASI MAKHUK HIDUP Pengklasifikasian makhluk hidup menjadi kelompok-kelompok akan memudahkan dalam mempelajari makhluk hidup yang beraneka ragam. Klasifikasi dapat digunakan untuk melihat hubungan tingkat kekerabatan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya.
  • 5.Dasar-dasar KLASIFIKASI MAKHUK HIDUP Dasar klasifikasi yang digunakan oleh para ahli taksonomi adalah persamaan dan perbedaan ciri morfologi, fisiologi, dan anatomi. Kelompok makhluk hidup yang anggotanya hanya menunjukkan sedikit persamaan ciri dan sifat, jumlah anggotanya lebih besar dibandingkan kelompok makhluk hidup yang anggotanya mempunyai lebih banyak persamaan ciri dan sifat. Misalnya hewan yang hidup di darat (satu ciri) akan lebih banyak anggotanya dibandingkan dengan hewan yang hidup di darat dan berkaki empat (dua ciri), dan seterusnya.
  • 6.SISTEM KLASIFIKASI MAKHUK HIDUP Sistem klasifikasi alami, adalah sistem klasifikasi ang mendasarkan terbentuknya takson-takson yang bersifat natural (alami). Contoh : mengelompokkan mangga, pisang, dan jambu dalam kelompok tumbuhan berbunga tanpa memandang habitusnya/perawakannya. Sistem klasifikasi artifisial (buatan), adalah sistem klasifikasi yang mengutamakan tujuan praktis yang didasarkan atas kegunaannya atau sifat-sifat tertentu. Contohnya tumbuhan terdiri atas pohon, perdu, semak, dan gulma. Sistem klasifikasi filogeni, adalah sistem klasifikasi yang didasarkan pada persamaan sifat-sifat morfologi dan anatomi yang mencerminkan hubungan kekerabatan dan urutan perkembangan makhluk hidup secara filogenetik serta jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara takson yang satu dengan takson yang lain. Contoh tumbuhan kecubung mengandung skopotamin, sedangkan tembakau mengandung nikotin keduanya mempunyai alkaloida sehingga dikelompokkan dalam suku yang sama yaitu Solanacaea.
  • 7.Tingkatan takson/klasifikasi MAKHUK HIDUP
  • 8.Jenis (spesies) adalah tingkatan takson yang memiliki sifat-sifat yang sama, baik morfologi, fisiologi, maupun anatominya, serta memiliki jumlah kromosom yang sama dan umumnya hidup di dalam habitat yang sama. Marga (genus) adalah tingkatan takson yang mempunyai persamaan dalam struktur reproduksinya. Suku (Familia) adalah tingkatan takson yang meliputi sejumlah marga dengan jenis-jenis yang diangga berasal dari nenek moyang yang sama.
  • 9.Sistem tata nama ganda (binomial nomenclature) Sistem tata nama ganda (binomial nomenclature) bertujuan untuk menertibkan cara pemberian nama makhluk hidup supaya tercipta suatu sistem tata nama yang sederhana, mudah dipahami, dan berlaku secara internasional. Tumbuhan dan hewan masing-masing mempunyai nama ilmiah yang bersifat universal dan berlaku di seluruh dunia. Pemberian nama ilmiah untuk setiap tumbuhan dan hewan bertujuan agar tumbuhan dan hewan yang bertujuan agar tumbuhan dan hewan yang dimaksud sudah jelas dan tidak akan memunculkan kesalahpahaman.
  • 10.Nama spesies (nama jenis) Nama jenis (species) dikenal dengan sistem tata nama binomial nomenclature (tata nama biner), yaitu pemberian nama dengan sistem dua nama. Sistem ini dikembangkan oleh Carolus Linnaeus. Contoh : Oryza sativa . L (padi) Zea mays. L (jagung) Columba livia (burung merpati) Canis familiaris (anjing)
  • 11.CARA-CARA PEMBERIAN NAMA ILMIAH DENGAN SISTEM DUA NAMA (BINOMIAL NOMENCLATURE) Menggunakan bahasa Latin atau yang dilatinkan. Terdiri atas dua kata. Kata pertama menunjukkan nama genus, kata kedua merupakan petunjuk spesies. Nama genus diawali dengan huruf besar (kapital), sedangkan penunjuk spesies diawali dengan huruf kecil. Kedua nama diberi garis bawah yang terpisah atau di cetak miring. Contoh : Rhinoceros sondaicus atau Rhinoceros soidaicus
  • 12.Nama MARGA (GENUS) Nama marga hewan maupun tumbuhan terdiri atas suku kata tunggal yang merupakan kata benda, huruf pertama ditulis dengan huruf besar. Contoh : Marga tumbuhan Solanum (terong-terongan) Marga Felis (kucing)
  • 13.Nama SUKU (FAMILIA) Merupakan suku kata sifat yang dijadikan kata benda berbentuk jamak. Pada tumbuhan nama suku diberi akhiran ACEAE. Contoh : Solanaceae Pada hewan ditambahkan dengan IDEA Contoh : Feidae
  • 14.Nama ORDO (BANGSA) Kelompok familia yang memiliki sifat atau karakter tertentu yang sama. Biasanya nama ordo memiliki akhiran Ales Contoh : Equisetales, Malvales, Rosales.
  • 15.TAHAPAN KLASIFIKASI Pengamatan sifat makhluk hidup, merupakan tahapan awal dengan cara melakukan identifikasi makhluk hidup yang menghasilkan ciri-ciri yang teramati pada setiap makhluk hidup. Pengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang diamati, dengan dasar pengelompokkan adalah ciri dan sifat atau persamaan dan perbedaan makhluk hidup yang diamati. Pemberian nama makhluk hidup, merupakan hal yang sangat penting karena ciri dan sifat makhluk hidup akan lebih mudah dipahami. Sistem penamaan makhluk hidup antara lain adalah sistem tata nama ganda (Binomial Nomenclature)
  • 16.KLASIFIKASI sistem lima kingdom 1. Kingdom Monera 2. Kingdom Protista 3. Kingdom Fungi 4. Kingdom Plantae 5. Kingdom Animalia Bakteri Alga Biru Protista Mirip Jamur Protista Mirip Tumbuhan (alga) Protista Mirip Hewan (Protozoa) Chytridiomycota, Zygomycota, Glomeromycota, Ascomycota, Basidiomycota,, Deuteromycota Bryophyta (Lumut) Spermatophyta (Tumbuhan Biji) Plantae (Tumbuhan) Animalia (Hewan) Pterodophyta ( Tumbuhan Paku